Menu Tutup

Peduli Air Bersih: Pramuka SMK Cita Teknika Bantu Desa Kekeringan Ramadhan

Di tengah khusyuknya menjalankan ibadah puasa, tantangan fisik di lapangan sering kali menjadi ujian tersendiri bagi warga di pelosok desa yang terdampak kemarau panjang. Memahami kondisi kritis tersebut, anggota Pramuka SMK Cita Teknika turun tangan melakukan aksi peduli air bersih dengan menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa yang sedang mengalami kekeringan ekstrem. Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat pengabdian Pramuka tidak pernah surut, bahkan di saat-saat yang paling sulit sekalipun selama bulan Ramadhan.

Kekeringan yang melanda wilayah di sekitar lokasi sekolah membuat warga harus menempuh jarak berkilo-kilometer hanya untuk mendapatkan air yang layak untuk minum dan memasak. Melihat penderitaan warga, para anggota Pramuka tidak tinggal diam. Mereka melakukan koordinasi cepat dengan perangkat desa setempat untuk memetakan lokasi yang paling membutuhkan pasokan air. Menggunakan armada truk tangki yang disewa melalui hasil penggalangan dana sukarela, para siswa bahu-membahu mendistribusikan air bersih ke setiap rumah penduduk dan titik-titik kumpul warga.

Bagi para siswa Pramuka SMK Cita Teknika, ini adalah pengalaman kemanusiaan yang sangat mendalam. Di bawah terik matahari, mereka mengarahkan selang air ke jeriken-jeriken warga dengan penuh semangat. Senyum lega yang terpancar dari wajah warga saat melihat air bersih tersedia adalah imbalan yang tak ternilai bagi para siswa. Aksi bantu desa ini tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga memberikan semangat moril bagi masyarakat bahwa mereka tidak berjuang sendirian menghadapi masa sulit ini.

Proses distribusi air ini mengajarkan para siswa banyak hal tentang manajemen krisis dan koordinasi lapangan. Mereka harus bekerja dengan cepat namun tetap menjaga ketertiban, agar distribusi air merata dan tidak menimbulkan kerumunan yang tidak perlu. Ketangguhan mental yang ditempa selama latihan kepramukaan di sekolah benar-benar teruji di lapangan. Mereka belajar bahwa menjadi anggota Pramuka bukan sekadar memakai seragam, melainkan harus siap hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan, kapan pun dan di mana pun.

Pihak SMK Cita Teknika memberikan dukungan penuh, bahkan beberapa guru turut serta dalam aksi penyaluran air bersih tersebut untuk memberikan pendampingan. Kepala sekolah menyatakan bahwa kegiatan ini adalah refleksi dari janji Pramuka untuk selalu siap sedia menolong sesama. Selain memberikan bantuan fisik, siswa juga memberikan edukasi singkat kepada warga tentang pentingnya menjaga cadangan air dan cara memanfaatkan air secara hemat agar tetap cukup digunakan untuk kebutuhan esensial selama bulan puasa.